Tampilkan postingan dengan label Sholat. Tampilkan semua postingan

Keutamaan Shalat Berjamaah dan Ketentuan Shalat Berjamaah





Jenis Shalat Sunnah yang bisa diamalkan oleh umat muslim sangat banyak. Hal ini bukan untuk memberatkan umat Islam atau menambah beban, tapi membantu dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.dengan sedekat-dekatnya. Ada shalat sunnah yang pengerjaannya secara berjamaah da nada pula shalat sunnah yang mengerjakannya dengan cara munfarid.
Shalat Sunnah Berjamaah adalah Shalat sunnah yang dikerjakan secara bersama sama dengan sedikitnya terdapat imam dan makmum. Contoh shalat sunnah yang dikerjakan secara berjamaah adalah Shalat dua hari raya, shalat gerhan, shalat istisqa, shalat tarawih, dan shalat jenazah.
KETENTUAN SHALAT BERJAMAAH
1.       Adanya imam. Imam adalah pemimpin shalat yang berada di depan makmum.
Syarat jadi imam, antara lain :
·         Orang yang fasih bacaan Al-Qurannya.
·         Orang yang paham tentang seluk beluk shalat.
·         Jika kemampuannya ada yang sama antar jamaah, maka pilih diantara keduanya yang lebih tua.
Tugas imam shalat :
·         Membereskan barisan dalam shalat.
·         Memperhatikan keadaan makmum.
·         Setelah selesai shalat,imam menghadap pada makmum.

2.       Adanya makmum. Makmum ialah orang yang berada di belakang imam sebagai pengikut.
Syarat syah makmum :
·         Niat mengikuti makmum.
·         Keduanya berada pada satu tempat.
·         Makmum berada di belakang imam.
Tugas makmum :
·         Mengikuti gerakan imam. Tidak boleh mendahului atau menyamai gerakan maupun bacaan imam.
·         Keduanya dalam satu tempat.
·         Apabila imam membaca “وَلَاالضّآلِّيْنَ “ pada akhir Surah Al-Fatihah, maka makmum menjawab Aamiiin.

3.       Di dalam shalat berjamaah ada orang yang sah untuk dimakmumi, ada juga orang yang tidak sah untuk dimakumi.
Orang sah untuk dimakmumi :
·         Peerempuan pada perempuan.
·         Laki laki pada laki laki
·         Perempuan pada laki laki.
·         Banci pada laki laki.
·         Perempuan pada banci.
Orang yang tidak sah dimakmumi
·         Banci makmum pada perempuan.
·         Laki laki pada perempuan.

Rukun, Hal yang dapat Membatalkan, Syarat wajib, Syarat Sah, Sunnah Shalat

Shalat adalah kewajiban atau keharusan bagi setiap orang yang beriman. Dimana jika melakukannya, seseorang akan mendapat pahala dan jika tidak mengerjakannya maka dia akan berdosa, bahkan termasuk dosa besar.

 Ibadah yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam disebut dengan Shalat, dan dengan catatan harus sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rosulullah saw. Shalat yang wajib untuk dilaksanakan disebut dengan shalat Fardhu yaitu Shalat Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya, ( Shalat Jumat untuk laki laki ). Itu semua wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang telah baligh. Sedangkan Shalat selain Shalat Fardhu adalah Shalat sunnah seperti tahiyyatul masjid, rawatib, dhuha, tahajud, hajat dan lain lain. Mendapat pahala apabila dikerjakan dan tak berdosa apabila ditinggalkan.

Sholat Birrulwalidain Berbakti Kepada Orang Tua Lengkap

Assalamua'alaikum wr. wb



Allah SWT telah memerintahkan dalam Al - Quran Surat Al-Isra ayat 23 untuk berbuat baik kepada kedua orang tua. Tanpa mereka kita bukan apa apa, karena mereka lah yang merawat, mengurus, mendidik sehingga kita bisa menjadi seseorang yang bisa berdiri tegak bahkan berani untuk mencemoohkan nasihatnya. 

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ الْكِبَرَ
o أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاَهُمَا فَلاَ تَقُل لَّهُمَا أُفٍّ وَلاَ تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلاً كَرِيمًا
Artinya: "Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya  kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sakali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkatan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia." (Q.S. Al Isra' : 23).


Lalu bagaimana cara, agar kita bisa selalu berbuat baik kepada keduanya?
Hal yang pasti adalah selalu menuruti dan berbakti kepadanya. Namun yang menjadi masalah, hal tersebut sering kali dijadikan alasan untuk menginginkan sesuatu. Karenanyalah untuk menghindari hal tersebut ada yang dinamakan dengan Sholat Biruul Walidain.

Bagaimanakah tata cara Sholatnya?
1.2 rakaat 1 salaman Dilaksanakan setiap hari rabu malam kamis sesudah sholat magrib atau sebelum isya’
2.
Dilaksanakan setiap hari rabu malam kamis sesudah sholat magrib atau sebelum isya’ 
3. Niatnya sholat sunnah mutlaq


"Usholli sunnatan birrul walidain rokataiyni lillahi ta'ala. Allah hu akbar"
Artinnya: Aku berniat untuk sholat sunnah birrul walidain 2 rakaat karena Allah ta"ala.
4. Tiap rakaat membaca
  • Surat Al- Fatihah
  • Ayat kursi
  • Surat Al- Ikhlas
  • Surat Al- Falaq
  • Surat An- Naas
5. Sesudah salam membaca Istigfar sebanyak 11 kali atau lebih banyak lebih utama
6. Di tutup dengan do’a, seperti sholat biasa. tapi khususnya membaca doa ini sebanyak 11 kali
اَللهُمَّ اغْفِرْلِىْ ذُنُوْبِىْ وَلِوَالِدَىَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِىْ صَغِيْرًا. وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، َاْلاَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالْخَيْرَاتِ، رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاَنْتَ خَيْرُالرَّاحِمِيْنَ، وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ اِلاَّبِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

ALLAAHUMMAGHFIRLII DZUNUUBII WALIWAALIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIRON. WALIJAMII'IL MUSLIMIINA WALMUSLIMAATI, WALMU'MINIINA WAL MU'MINAATI AL AHYAA'I MINHUM WAL AMWAATI, WATAABI' BAINANAA WA BAINAHUM BIL KHOIRAATI, ROBBIGHFIR WARHAM WA ANNTA KHOIRUR RAAHIMIINA, WALAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAHIL 'ALIYYIL ADHIIMI.
Artinya :
Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa-dosaku dan dosa-dosa kedua orang tuaku, dan kasihanilah keduanya itu sebagaimana beliau berdua merawatku ketika aku masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki-laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. Ya Allah, berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu.

"Selalu banyak kesempatan dalam melakukan perubahan untuk kebaikan. Mulailah sejak sekarang tanpa nanti"


Wassalamu'alaikum wr.wb
http://www.pulsk.com/158959

 





 

Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap dengan Hikmah dan Keutamaan

Assalamualaikum Warahmatullahio Wabarakatuh



Bagaimana kabarnya sahabat ?

Nah, tahukah kalian sholat lima waktu itu, khususnya ketika kita telah menyelesaikan sholat shubuh menjelang Dzuhur, di sana ada waktu yang sangat luang untuk kita Beribadah dan bertaubat kepada-Nya yaitu SHOLAT DHUHA.







Apa itu Sholat Dhuha?
Sholat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur. Afdhalnya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik ( kira-kira jam 9.00 ).
Ada nama lain dari Sholat ini adalah Sholat Memohon Rizki.

Bagaimana cara melakukan Sholat Dhuha ?
1. Yang pertama adalah Niat
doa shalat sunnah dhuha
Mengenai niat, boleh diucapkan boleh juga di dalam hati.

2. Membaca Doa Iftitah, seperti dalam Sholat wajib.
3. Membaca Surah Al Fatihah, karena itu merupakan Rukun Sholat. Jadi Jika tidak ada dalam melakukan sholat, maka sholatnya itu tidak akan syah.
4. Membaca Surah Dalam Alquran. Dianjurkan, pada rakaat pertama membaca Quran Surah Asy-Syams dan pada rakaat kedua Surah Adh - Dhuha

5. Seterusnya dilakukan seperti sholat wajib.
6. Doa. dalam berdoa boleh sebelumnya berdzikir atau wirid dulu, dan setelahnya lalu doa. ataupun bisa langsung membaca doa ini
اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.

Artinya: “Ya Alloh, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Alloh, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

" Laksankanlah selalu , karena Sholat Dhuha membuat kita tenang dan mendapatkan ridho Alloh "



Wassalamualaikum Wrahmatullahi Wabarakatuh